Message: Return type of CI_Session_files_driver::open($save_path, $name) should either be compatible with SessionHandlerInterface::open(string $path, string $name): bool, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice
Message: Return type of CI_Session_files_driver::close() should either be compatible with SessionHandlerInterface::close(): bool, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice
Message: Return type of CI_Session_files_driver::read($session_id) should either be compatible with SessionHandlerInterface::read(string $id): string|false, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice
Message: Return type of CI_Session_files_driver::write($session_id, $session_data) should either be compatible with SessionHandlerInterface::write(string $id, string $data): bool, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice
Message: Return type of CI_Session_files_driver::destroy($session_id) should either be compatible with SessionHandlerInterface::destroy(string $id): bool, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice
Message: Return type of CI_Session_files_driver::gc($maxlifetime) should either be compatible with SessionHandlerInterface::gc(int $max_lifetime): int|false, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice
Malang, 22–24 Januari 2026 — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN) di bidang ekonomi kreatif (ekraf) melalui kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Search Engine Optimization (SEO) serta Pembuatan Website Portal Bisnis. Kegiatan strategis ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Januari 2026, bertempat di Regent Park Hotel Malang, dan diikuti oleh 16 orang ASN Dispopar Kota Bontang.
Kegiatan ini dirancang sebagai upaya konkret untuk menjawab tantangan transformasi digital yang semakin cepat, khususnya dalam pengelolaan data, promosi, dan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, para peserta dibekali pengetahuan teknis sekaligus keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pengembangan portal bisnis dan penguatan visibilitas digital pelaku ekonomi kreatif di Kota Bontang.
Dorongan Transformasi Digital Sektor Ekonomi Kreatif
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi, berinteraksi, serta melakukan transaksi ekonomi. Di sektor ekonomi kreatif, kehadiran platform digital dan website yang teroptimasi menjadi kebutuhan mutlak agar produk dan layanan lokal mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Menyadari hal tersebut, Dispopar Kota Bontang memandang perlu adanya peningkatan kapasitas ASN sebagai pengelola program, data, dan layanan publik di bidang ekraf.
Pelatihan SEO dan pembuatan website portal bisnis ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi ASN untuk mengelola platform digital resmi yang informatif, mudah diakses, serta memiliki daya jangkau luas di mesin pencari. Dengan penguasaan SEO, konten dan data ekonomi kreatif Kota Bontang dapat tampil lebih optimal di hasil pencarian, sehingga meningkatkan eksposur pelaku ekraf dan peluang kolaborasi.
Peserta dan Ruang Lingkup Kegiatan
Sebanyak 16 orang ASN Dispopar Kota Bontang terlibat aktif sebagai peserta dalam kegiatan ini. Para peserta berasal dari berbagai bidang yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengelolaan data, promosi pariwisata, ekonomi kreatif, serta layanan informasi publik. Keikutsertaan lintas bidang ini bertujuan agar hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Ruang lingkup kegiatan meliputi pelatihan konseptual dan praktik langsung, mulai dari pengenalan dasar SEO, riset kata kunci, optimasi konten, analisis performa website, hingga pembuatan dan pengelolaan website portal bisnis berbasis kebutuhan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga diakhiri dengan proses sertifikasi sebagai bentuk pengakuan kompetensi peserta.
Hari Pertama: Pengenalan SEO dan Strategi Konten Digital
Hari pertama pelatihan difokuskan pada pemahaman dasar SEO dan perannya dalam strategi digital pemerintah daerah. Peserta diperkenalkan pada konsep SEO on-page dan off-page, cara kerja mesin pencari, serta pentingnya konten berkualitas yang relevan dan berkelanjutan.
Dalam sesi ini, peserta juga mempelajari teknik riset kata kunci yang sesuai dengan karakteristik ekonomi kreatif Kota Bontang. Melalui studi kasus dan simulasi, ASN diajak memahami bagaimana memilih kata kunci yang tepat untuk meningkatkan visibilitas website, sekaligus menyusun struktur konten yang informatif dan ramah pengguna.
Diskusi interaktif menjadi salah satu metode utama dalam sesi hari pertama. Peserta aktif mengaitkan materi dengan kebutuhan nyata di lapangan, seperti pengelolaan data pelaku ekraf, promosi subsektor unggulan, serta penyajian informasi program dan kegiatan Dispopar Kota Bontang.
Hari Kedua: Praktik Pembuatan Website Portal Bisnis
Memasuki hari kedua, pelatihan berfokus pada praktik pembuatan website portal bisnis. Peserta dibimbing secara teknis untuk merancang struktur website, menentukan menu dan fitur utama, serta mengelola konten yang sesuai dengan prinsip SEO.
Website portal bisnis yang dikembangkan dalam pelatihan ini diarahkan untuk menjadi pusat informasi ekonomi kreatif, mulai dari profil pelaku ekraf, subsektor unggulan, agenda kegiatan, hingga potensi kolaborasi dan promosi produk. Peserta juga mempelajari aspek desain antarmuka yang sederhana namun fungsional, agar website mudah diakses oleh berbagai kalangan.
Selain itu, peserta dikenalkan pada pentingnya keamanan website, kecepatan akses, dan responsivitas tampilan di berbagai perangkat. Aspek-aspek tersebut menjadi faktor penting dalam penilaian mesin pencari sekaligus kenyamanan pengguna.
Hari Ketiga: Optimasi, Evaluasi, dan Sertifikasi
Pada hari ketiga, materi pelatihan difokuskan pada optimasi lanjutan dan evaluasi hasil kerja peserta. ASN dilatih membaca data analitik website, memahami perilaku pengunjung, serta melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap konten dan struktur website.
Sesi ini juga menjadi ajang evaluasi komprehensif atas pemahaman dan keterampilan peserta selama tiga hari pelatihan. Melalui ujian dan penilaian praktik, peserta mengikuti proses sertifikasi SEO dan pengelolaan website portal bisnis.
Sertifikasi ini diharapkan dapat menjadi bukti kompetensi ASN dalam bidang digital, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam mengelola dan mengembangkan platform digital ekonomi kreatif Kota Bontang ke depan.
Dampak dan Manfaat bagi Pemerintah Daerah
Pelatihan dan sertifikasi ini memberikan manfaat strategis bagi Pemerintah Kota Bontang, khususnya Dispopar. Dengan meningkatnya kapasitas ASN di bidang SEO dan website, pemerintah daerah memiliki sumber daya internal yang mampu mengelola platform digital secara mandiri dan profesional.
Keberadaan website portal bisnis yang teroptimasi juga diharapkan dapat menjadi etalase digital ekonomi kreatif Kota Bontang. Melalui portal ini, data pelaku ekraf dapat tersaji lebih terstruktur, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat, investor, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, penguasaan SEO memungkinkan informasi resmi pemerintah daerah lebih mudah ditemukan di mesin pencari, sehingga mengurangi ketergantungan pada platform pihak ketiga dan meningkatkan kredibilitas sumber informasi.
Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Kota Bontang
Kegiatan ini sejalan dengan upaya penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bontang. Dengan dukungan ASN yang kompeten di bidang digital, program pembinaan, promosi, dan pengembangan pelaku ekraf dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
Website portal bisnis yang dikembangkan diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat. Informasi mengenai subsektor ekraf, peluang pasar, serta agenda kegiatan dapat tersampaikan secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi kreatif lokal, mendorong lahirnya inovasi, serta memperluas akses pasar bagi pelaku ekraf Kota Bontang.
Komitmen Berkelanjutan dalam Peningkatan Kapasitas ASN
Dispopar Kota Bontang menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan dalam peningkatan kapasitas ASN. Ke depan, hasil pelatihan ini akan ditindaklanjuti melalui implementasi nyata dalam pengelolaan website dan sistem informasi ekonomi kreatif daerah.
ASN peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing, menularkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan kerja lainnya. Dengan demikian, transformasi digital dapat berjalan secara kolektif dan berkesinambungan.
Penutup
Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi SEO serta Pembuatan Website Portal Bisnis untuk ASN Dispopar Kota Bontang yang berlangsung pada 22–24 Januari 2026 di Regent Park Hotel Malang menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan digitalisasi sektor ekonomi kreatif. Dengan diikuti oleh 16 orang ASN, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan pemerintah daerah.
Melalui penguasaan SEO dan pengelolaan website portal bisnis, diharapkan informasi dan potensi ekonomi kreatif Kota Bontang dapat terangkat secara optimal di ruang digital. Pada akhirnya, upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kota Bontang.
Perkembangan ekonomi global saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada sumber daya alam dan industri manufaktur. Di tengah era digital dan transformasi teknologi, ekonomi kreatif hadir sebagai salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ekonomi kreatif mengandalkan ide, kreativitas, inovasi, dan pengetahuan sebagai modal utama dalam menciptakan nilai tambah ekonomi.
Di Indonesia, ekonomi kreatif menjadi sektor yang terus didorong oleh pemerintah karena dinilai mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, serta memberdayakan pelaku usaha lokal. Kota-kota di berbagai daerah, termasuk Kota Bontang, mulai menjadikan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.
Apa Itu Ekonomi Kreatif?
Secara umum, ekonomi kreatif adalah konsep ekonomi yang bersumber dari kreativitas manusia, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan produk atau jasa yang memiliki nilai ekonomi. Berbeda dengan sektor ekonomi konvensional, ekonomi kreatif tidak hanya mengandalkan modal besar, tetapi lebih menekankan pada gagasan, ide orisinal, dan inovasi berkelanjutan.
Ekonomi kreatif juga memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan teknologi informasi, digitalisasi, dan media sosial. Hal ini membuat produk ekonomi kreatif lebih mudah dipasarkan, dipromosikan, dan dikembangkan hingga menjangkau pasar nasional bahkan global.
Peran Strategis Ekonomi Kreatif dalam Pembangunan Daerah
Ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor ini juga mampu menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Berikut beberapa peran strategis ekonomi kreatif:
Menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda.
Mendorong lahirnya wirausaha kreatif berbasis potensi lokal.
Meningkatkan nilai tambah produk daerah melalui inovasi dan desain.
Memperkuat identitas dan budaya lokal sebagai daya tarik ekonomi.
Memperluas pasar UMKM melalui pemanfaatan platform digital.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, ekonomi kreatif mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan ketimpangan pembangunan.
Ekonomi Kreatif di Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi ekonomi kreatif yang sangat besar. Keanekaragaman budaya, tradisi, dan kekayaan intelektual menjadi modal utama dalam mengembangkan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Pemerintah Indonesia melalui regulasi dan kebijakan strategis telah menetapkan 17 subsektor ekonomi kreatif sebagai fokus pengembangan nasional.
Pembagian subsektor ini bertujuan untuk memudahkan pembinaan, pendataan, serta pengembangan ekosistem ekonomi kreatif secara terarah dan berkelanjutan.
17 Subsektor Ekonomi Kreatif di Indonesia
Berikut adalah 17 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung pengembangan ekonomi kreatif nasional:
1. Aplikasi dan Pengembangan Gim
Subsektor ini mencakup pembuatan aplikasi digital, perangkat lunak, dan gim. Perkembangan teknologi dan kebutuhan digital menjadikan subsektor ini salah satu yang paling cepat tumbuh, terutama di kalangan anak muda dan startup digital.
2. Arsitektur
Arsitektur menggabungkan kreativitas, seni, dan teknik dalam merancang bangunan dan ruang. Selain nilai estetika, subsektor ini juga berperan dalam menciptakan ruang yang fungsional dan berkelanjutan.
3. Desain Interior
Desain interior berfokus pada penataan ruang dalam bangunan agar lebih nyaman, estetis, dan fungsional. Permintaan jasa desain interior terus meningkat seiring berkembangnya sektor properti dan gaya hidup modern.
4. Desain Komunikasi Visual (DKV)
Subsektor ini meliputi desain grafis, ilustrasi, branding, dan media visual lainnya. DKV memiliki peran penting dalam promosi produk, identitas merek, dan komunikasi visual di era digital.
5. Desain Produk
Desain produk berhubungan dengan penciptaan bentuk, fungsi, dan nilai estetika suatu produk. Inovasi desain produk mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
6. Fashion
Fashion merupakan subsektor ekonomi kreatif yang sangat erat dengan tren, budaya, dan gaya hidup. Produk fashion lokal, seperti batik dan wastra daerah, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai identitas daerah.
7. Film, Animasi, dan Video
Subsektor ini mencakup produksi film, animasi, konten video, dan multimedia. Perkembangan platform digital menjadikan subsektor ini semakin diminati dan memiliki peluang ekonomi yang luas.
8. Fotografi
Fotografi tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai media seni dan komersial. Jasa fotografi banyak dibutuhkan untuk promosi produk, pariwisata, dan kegiatan kreatif lainnya.
9. Kriya
Kriya mencakup produk kerajinan tangan yang mengandung nilai seni dan budaya. Produk kriya sering menjadi unggulan daerah karena berbasis kearifan lokal dan memiliki ciri khas yang kuat.
10. Kuliner
Subsektor kuliner merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam ekonomi kreatif. Olahan makanan dan minuman khas daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata dan produk unggulan.
11. Musik
Musik meliputi penciptaan lagu, produksi musik, pertunjukan, dan distribusi karya musik. Digitalisasi membuka peluang besar bagi musisi lokal untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
12. Penerbitan
Penerbitan mencakup buku, majalah, konten digital, dan media literasi lainnya. Subsektor ini berperan penting dalam penyebaran ilmu pengetahuan dan kreativitas intelektual.
13. Periklanan
Periklanan berfokus pada strategi komunikasi pemasaran kreatif. Peran periklanan semakin penting dalam membangun citra merek dan meningkatkan nilai jual produk.
14. Seni Pertunjukan
Seni pertunjukan meliputi tari, teater, musik tradisional, dan pertunjukan budaya lainnya. Subsektor ini menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus sumber ekonomi kreatif.
15. Seni Rupa
Seni rupa mencakup karya seni visual seperti lukisan, patung, dan instalasi seni. Nilai seni dan kreativitas menjadi daya tarik utama dalam subsektor ini.
16. Televisi dan Radio
Subsektor ini berperan dalam produksi dan distribusi konten siaran. Televisi dan radio masih menjadi media strategis dalam menyebarkan informasi dan hiburan kreatif.
17. Pengembangan Kekayaan Intelektual
Subsektor ini berfokus pada pengelolaan hak cipta, merek, paten, dan lisensi. Perlindungan kekayaan intelektual menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi kreatif.
Tantangan dan Peluang Ekonomi Kreatif
Meskipun memiliki potensi besar, pengembangan ekonomi kreatif juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, pemasaran, dan literasi digital. Namun, di sisi lain, peluang ekonomi kreatif terbuka lebar melalui pemanfaatan teknologi, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan kebijakan pemerintah.
Digitalisasi menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif, termasuk melalui platform data dan marketplace kreatif yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan pasar.
Ekrafpedia sebagai Media Informasi Ekonomi Kreatif
Dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, kehadiran Ekrafpedia menjadi langkah strategis sebagai pusat informasi, pendataan, dan promosi pelaku ekonomi kreatif. Ekrafpedia diharapkan mampu menjadi dashboard data ekonomi kreatif sekaligus ruang kolaborasi bagi seluruh subsektor ekonomi kreatif.
Melalui Ekrafpedia, pelaku ekonomi kreatif dapat memperoleh akses informasi, peluang usaha, serta jejaring yang mendukung pertumbuhan usaha kreatif secara berkelanjutan.
Penutup
Ekonomi kreatif merupakan sektor masa depan yang memiliki peran vital dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah. Dengan 17 subsektor ekonomi kreatif yang telah ditetapkan, Indonesia memiliki fondasi kuat untuk mengembangkan ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi.
Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan platform digital seperti Ekrafpedia menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kuota terbatas!
Segera daftarkan diri Anda dan tingkatkan keterampilan digital untuk mendukung aktivitas kreatif dan usaha Anda.
Jadwal dan Lokasi
Tanggal: 10–11 Februari 2026 Tempat: Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang
Tingkatkan Skill Digital di Era Ekonomi Kreatif
Dalam rangka mendukung pengembangan sumber daya manusia kreatif dan meningkatkan literasi digital masyarakat, Bidang Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Workshop Editing Video dan Desain Grafis yang terbuka untuk masyarakat umum Kota Bontang.
Workshop ini akan dilaksanakan pada 10–11 Februari 2026 bertempat di Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan era digital, khususnya dalam pembuatan konten visual untuk promosi, media sosial, dan pengembangan usaha kreatif.
Tentang Workshop
Perkembangan media digital menjadikan video dan desain grafis sebagai elemen penting dalam komunikasi visual. Konten yang menarik mampu meningkatkan daya tarik produk, memperkuat identitas usaha, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Melalui workshop ini, peserta akan mendapatkan pembekalan editing video dan desain grafis dasar hingga aplikatif, yang dapat langsung diterapkan untuk berbagai kebutuhan, baik individu maupun usaha.
Tujuan Kegiatan
Workshop Editing Video dan Desain Grafis bertujuan untuk:
Meningkatkan keterampilan digital masyarakat Kota Bontang
Mendorong kreativitas dan inovasi konten visual
Mendukung promosi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif
Membuka peluang usaha di sektor kreatif dan digital
Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak SDM kreatif yang siap bersaing dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Narasumber
Workshop Editing Video dan Desain Grafis ini akan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Untuk materi editing video, kegiatan ini menghadirkan Pappo Photography (IG : @pappo.photographybontang) ,pelaku kreatif asal Kota Bontang yang berpengalaman dalam produksi konten visual. Sementara itu, materi desain grafis akan disampaikan oleh Hafizdzaki (IG : @hafizdzakimcd) dari Samarinda, desainer grafis yang pernah menjadi narasumber pada kegiatan Pupuk Kaltim Fest 2024, dengan pengalaman di bidang desain dan industri kreatif.
Materi Pelatihan
Editing Video
Dasar editing video
Teknik pengambilan video sederhana
Storytelling visual untuk konten digital
Editing video untuk media sosial
Desain Grafis
Dasar desain grafis
Prinsip warna dan tipografi
Desain konten promosi dan media sosial
Praktik desain menggunakan tools digital
Materi disampaikan secara praktis dan mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula.
Sasaran Peserta
Workshop ini terbuka untuk:
Pelaku ekonomi kreatif dan UMKM
Pelajar dan mahasiswa
Komunitas kreatif
Content creator pemula
Masyarakat Kota Bontang
Tidak diperlukan latar belakang khusus untuk mengikuti kegiatan ini.
Penutup
Workshop Editing Video dan Desain Grafis menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Kota Bontang untuk meningkatkan kompetensi kreatif di era digital. Dengan keterampilan yang tepat, peluang usaha dan karier di sektor ekonomi kreatif akan semakin terbuka.
Jangan tunda, amankan kuota Anda sekarang dan jadilah bagian dari ekosistem ekonomi kreatif Kota Bontang.
Tingkatkan Penjualan dan Branding Usaha Kuliner di Era Digital
Dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor kuliner, Bidang Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing untuk Pelaku Ekraf Subsektor Kuliner yang terbuka untuk masyarakat Kota Bontang, terutama pelaku usaha kuliner.
Pelatihan ini akan dilaksanakan pada 22–23 April 2026 bertempat di Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang. Kegiatan ini dirancang untuk membantu pelaku usaha kuliner meningkatkan kemampuan pemasaran digital agar mampu bersaing di era modern yang serba online.
Daftar Sekarang – Kuota Terbatas!
Bagi Anda pelaku usaha kuliner di Kota Bontang, ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital dan mengembangkan usaha Anda.
Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola konsumsi masyarakat. Saat ini, keputusan membeli tidak hanya dipengaruhi oleh rasa, tetapi juga oleh visual produk, branding, dan kehadiran digital.
Melalui digital marketing, pelaku usaha kuliner dapat:
Menjangkau pasar yang lebih luas
Meningkatkan penjualan secara online
Membangun branding usaha yang kuat
Berinteraksi langsung dengan pelanggan
Oleh karena itu, penguasaan digital marketing menjadi kebutuhan penting bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner.
Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini bertujuan untuk:
Meningkatkan kemampuan pemasaran digital pelaku kuliner
Mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi
Membantu pelaku usaha mengembangkan branding produk
Meningkatkan daya saing usaha kuliner lokal
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan potensi usaha melalui strategi digital yang tepat.
Materi Pelatihan
Peserta akan mendapatkan materi yang praktis dan mudah diterapkan, antara lain:
Dasar-dasar digital marketing
Strategi promosi melalui media sosial
Teknik membuat konten menarik untuk produk kuliner
Fotografi sederhana untuk makanan (food content)
Copywriting dan caption yang menjual
Tips meningkatkan engagement dan penjualan
Materi disusun secara aplikatif agar peserta dapat langsung mempraktikkannya dalam usaha masing-masing.
Sasaran Peserta
Pelatihan ini diperuntukkan bagi:
Pelaku usaha kuliner di Kota Bontang
UMKM makanan dan minuman
Pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner
Masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner
Jadwal dan Lokasi
Tanggal: 22–23 April 2026 Tempat: Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang
⚠️ Kuota peserta terbatas!
Peserta yang mendaftar lebih awal akan mendapatkan prioritas.
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar langsung dan meningkatkan daya saing usaha kuliner Anda di era digital.
Penutup
Pelatihan Digital Marketing untuk Pelaku Ekraf Subsektor Kuliner ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pelaku usaha lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan strategi pemasaran yang tepat, usaha kuliner tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Saatnya usaha kuliner Anda naik kelas. Daftar sekarang dan mulai transformasi digital bisnis Anda! ????